Posts

Menghadapi Cermin Sosial

Saya belajar istilah “cermin sosial” sekitar 6 tahun yang lalu, di workshop “Visi Misi Pribadi” yang diselenggarakan oleh Kuncup Padang Ilalang (KAIL) . Saya mendefinisikan cermin sosial sebagai harapan-harapan orang lain terhadap kita yang kadang (atau seringkali) tidak selalu sesuai dengan nilai yang kita pegang, termasuk mengenai pekerjaan kita, gaya hidup kita, pakaian kita, apa yang kita makan dan sebagainya. Nilai di sini berarti hal-hal yang kita pegang untuk menjalani kehidupan dan sifatnya mendasar. Ketika kita melihat cermin, kita melihat refleksi diri kita.  Ketika kita melihat cermin sosial, kita melihat refleksi diri kita yang dipengaruhi oleh pandangan orang lain terhadap kita, meskipun itu belum tentu menggambarkan diri kita yang sesungguhnya. Tidak semua nilai yang ada di masyarakan sesuai dengan nilai yang kita pegang. Dalam buku South of The Border , West of The Sun ada cerita mengenai seseorang bernama Hajime yang diajak oleh ayah iparnya untuk berbisnis b...

Kenapa Saya Suka "Swara Indonesia"

Image
Salah satu tayangan televisi yang saya nikmati adalah Swara Indonesia. Acara ini berupa sebuah talkshow yang dibawakan oleh Irma Hutabarat  ( @ S wara_Irma) di TVRI setiap Jumat pk 20.00 WIB. Kenapa saya senang acara ini? Karena menurut saya acara ini sangat menambah wawasan. Biasanya selalu ada dua tamu yang diundang untuk menjadi narasumber di acara ini. Tamu tersebut biasanya memiliki profesi yang sama, misalnya sama-sama merupakan fotografer, sama-sama merupakan penyanyi jazz, sama-sama merupakan wartawan, sama-sama merupakan arkeolog, dan sebagainya.  Untuk memulai pembicaraan, biasanya Irma Hutabarat yang selalu mengenakan kebaya dan kain tradisional (batik, songket, dll) yang cantik akan menawarkan narasumber untuk mengunyah sirih bersama-sama gambir, kapur sirih, dan buah pinang. Seperti yang dikutip dalam website   http://www.komnasperempuan.or.id/2009/12/berbagi-sirih-pinang-untuk-bicara-kebenaran/  : "Dalam tradisi masyarakat Indonesia dari Sabang s...

Meninjau Pengelompokan Siswa Berdasarkan Kemampuan Akademik

Ada berbagai cara pengelompokan siswa berdasarkan kemampuan akademik. Dalam sebuah artikel berjudul “Ready, Set(?), Go!“ dijelaskan mengenai 4 jenis pengelompokan tersebut, yakni dengan streaming, setting, banding, dan mixed-ability . Streaming adalah ketika siswa dikelompokkan berdasarkan kemampuan akademiknya dan siswa berada pada kelompok yang sama untuk hampir semua mata pelajaran. Hal ini, misalnya dengan apa yang terjadi di sekolah unggulan, atau pun di kelas unggulan. Siswa yang memiliki kemampuan akademik yang baik, biasanya dilihat dari nilainya dikelompokkan ke dalam satu sekolah atau kelas khusus.   Setting   adalah ketika siswa dikelompokkan berdasarkan kemampuan akademiknya untuk pelajaran-pelajaran tertentu. Misalnya siswa A kemampuan matematikanya tinggi namun kemampuan bahasa Inggrisnya rendah. Kalau kelas 1 adalah kelas untuk siswa yang memiliki kemampuan akademik yang tinggi di pelajaran tertentu, sedangkan kelas 2, 3, dan seterusnya lebih rendah. ...

Pertanyaan-pertanyaan (guru asing) tentang sekolah Indonesia

Belum lama ini saya menemani sejumlah guru dari Filipina saat mereka mengunjungi sebuah sekolah negeri di Indonesia. Meskipun saya sebenarnya juga tamu di sekolah tersebut, saya juga berperan menjadi semacam guide sekaligus penerjemah bila diperlukan. Tidak semua guru (Indonesia) di sekolah tersebut bisa berbahasa Inggris. Jadi,  sekali-kali saya membantu menjadi penerjemah. Sambil melihat-lihat sekolah, dan proses pembelajaran di berbagai kelas, guru-guru dari Filipina mengajukan beberapa pertanyaan. Maklum, mereka ingin lebih tahu mengenai pendidikan di sekolah tersebut dan sekolah di Indonesia pada umumnya. Pertanyaan-pertanyaan mereka sederhana, tapi mampu membuat saya kembali merenungi sistem pendidikan yang ada di Indonesia. Salah satu pertanyaan yang diajukan oleh guru Filipina adalah, “ This is not a public school right? ” Guru tersebut tidak yakin bahwa sekolah tersebut adalah sekolah negeri. Memang mereka sebenarnya sudah telah diberitahu bahwa sekolah yang...

Bagaimana Cara Mengukur Kemampuan Siswa Kalau Tidak Ada Ujian Nasional?

Image
Beberapa pihak menuntut Ujian Nasional (UN) untuk dihentikan karena berbagai alasan. UN mendorong guru untuk mengajar sekadar untuk tujuan lulus ujian ( teaching to the test). UN juga kurang bisa menggambarkan perkembangan kemampuan siswa selama di sekolah. Yang tidak kalah penting, UN hanya dilakukan dalam beberapa hari tapi sangat menentukan masa depan siswa. Banyak orang yang tidak bisa membayangkan dunia persekolahan tanpa UN. Padahal, sangat mungkin, bahkan memang seharusnya. Data untuk menentukan kelulusan siswa seharusnya diambil dari serangkaian evaluasi di kelas yang disebut  assessment .  Assessment harus dilakukan secara berkala, khususnya di dalam proses pembelajaran di dalam kelas.  Assessment adalah sebuah alat yang bisa digunakan untuk mengetahui kemampuan siswa. Ulangan harian, pekerjaan rumah (PR), termasuk contoh-contoh  assessment. Namun, bentuk-bentuk  assessment jauh lebih banyak daripada sekadar ulangan harian ataupun PR. Yang penting,...

Polemik Kebudayaan

Image
Tulisan dibalas dengan tulisan, dibalas dengan tulisan lagi, dibalas tulisan lagi. Seru!

Kursus Gratis

2013 ini istimewa bagi saya. Salah satunya adalah karena di bulan Agustus2013Insya Allah mahasiswa-mahasiswa saya (angkatan pertama) akan menyelesaikan kuliahnya. Saya tidak sabar menanti bulan Agustus dan ikut berbahagia karena lulusnya para calon guru yang Insya Allah bisa ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Caelah. Tentu saja untuk bisa lulus, mahasiswa-mahasiswa saya perlu membuat skripsi. Mulai 2012,  pertama kalinya saya  membimbing mahasiswa untuk mengerjakan skripsi. Ternyata prosesnya seru. Saya 'dipaksa' lagi untuk belajar kembali mengenai metodologi riset,  melakukan analisa, mengajukan pertanyaan kritis, sekaligus belajar lagi berbagai topik terkait pendidikan sesuai dengan penelitian yang dilakukan mahasiswa saya. Kemarin, saya juga baru rapat dengan pembimbing skripsi yang lainnya untuk membahas berbagai masalah yang dihadapi mahasiswa dalam melakukan penelitian. Saya belajar banyak dari proses diskusi ini karena teman-teman dosen yang lain memberikan berb...