Posts

Kisah Sabtu Pagi

Aku senang lihat wajahnya Jarang kulihat matanya berbinar-binar seperti di pagi itu Hidupnya penuh dan kaya Tapi cinta mendalamnpada sang tanah Membuatnya banyak terluka Dia tidak optimis Bukan! Bukan karena tak mau! Tapi karena gerah Perjalanan ini mendaki, gelap, dingin, keras, dan sepi Bukan gentar! Tidak sama sekali! Tapi perjalanan ini sepi Padahal ini perjalanan istimewa, yang tak bisa dilakukan sendiri Di Sabtu pagi itu Matanya berbinar Harapannya besar Ternyata mereka ada Jiwa-jiwa muda yang bergelora Dia terkesan padamu, saya tahu!

Definisi Kapilaritas yang Aneh Membawa Kami Menjelajahi Pengetahuan di Dunia Maya

Capillary action , or capillarity , is the ability of liquid to flow against gravity where liquid spontaneously rises in a narrow space such as a thin tube, or in porous materials such as paper or in some non-porous materials such as liquified carbon fibre. This effect can cause liquids to flow against the force of gravity or the magnetic field induction. It occurs because of inter-molecular attractive forces between the liquid and solid surrounding surfaces; If the diameter of the tube is sufficiently small, then the combination of surface tension (which is caused by cohesion within the liquid) and forces of adhesion between the liquid and container act to lift the liquid.[1] (http://en.wikipedia.org/wiki/Capillary_action) Saya mau pingsan. Saat saya melihat catatan murid [privat] saya. Begini isinya : “ Capillarity is the phenomenon of up and down the liquid in the object” Halah, definisi apa ini? Bandingkan dengan definisi capilarity yang saya temukan di Wikipedia. Padahal Wikipedi...

Jurnal pribadi : Ibu bahagia menjadi guru?

Hari itu saya lagi sedikit bersedih. Murid [privat] saya, yang masih kelas 7, sang adik, baru bertengkar dengan sepupunya. Pertengkaran terjadi persis sesaat sebelum saya akan mengajarnya. Saat itu saya baru saja usai mengajar kakaknya yang duduk di kelas 10. Baru mau mengajarnya. Karena habis bertengkar, jangan ditanya mengenai suasana hatinya! Moody abies! . Tak berhasil membujuknya untuk mulai belajar. Saya menyempatkan mendengarkan curahan hatinya. Tidak langsung belajar. "Kamu marah kenapa?" tanya saya. Dia menjawab, tetapi tidak langsung menjawab pertanyaan saya, "Tadi aku minta ibu membelikan beberapa hal -- ini dan itu. Sudah dibelikan banyak hal aku masih belum puas. Minta dibelikan lagi. Akhirnya gak dikasih." Saya mendengarkan. Tidak mengomentari. "Saya bilang sama ibu, ibu lebih sayang kakak daripada aku. Eh, aku malah dimarahin kakak. Kata kakak, kemauan saya lebih banyak dituruti oleh ibu. Kalau aku minta baso, dan kakak minta siomay, misalnya, ...

Mesin Penenun Hujan

Karena dengerin Kandi nyanyi, jadi ngefans deh sama lagu ini. Mesin Penenun Hujan mesin penenun hujan Merakit mesin penenun hujan Hingga terjalin, terbentuk awan Semua tentang kebalikan Terlukis, tertulis, tergaris di wajahmu Keputusan yang tak terputuskan Ketika engkau telah tunjukkan Semua tentang kebalikan Kebalikan di antara kita Kau sakiti aku, kau gerami aku, Kau sakiti, gerami, kau benci aku Tetapi esok nanti kau akan tersadar Kau temukan seorang lain yang lebih baik Dan aku kan hilang, ku kan jadi hujan Tapi takkan lama, ku kan jadi awan Merakit mesin penenun hujan Ketika engkau telah tunjukkan Semua tentang kebalikan Kebalikan di antara kita

Belated Birthday Present

Untuk : Kandi Sekarwulan Di bawah bintang dan bulan Kau petik gitarmu Dengan nada lembut mengalun Aku tersihir harmoni merdu malam berbintang Tak tahan mendiamkan pita suara Hilangkan resah dengan irama-irama yang tak asing Membangkitkan memori ketika keindahan merasuk ke dalam hati Kapan kau belajar memetik gitar sahabatku? Rasanya baru kemarin aku mengenalmu Badai air yang menggetarkan bumi Menyatukan kita di sini Kau selalu ingin mencintai hidup Hidup 100 %, katamu Senyummu merekah Melihat calon generasi baru tunjukkan peduli Dan tumbuh jauh lebih kreatif dari yang kau bayangkan Kau satu yang menyinari mereka dengan hangat kasihmu Terima kasih.. Biar kita bernyanyi Menikmati kembah, bulan, bintang, dan angin malam Sambil berdendang Du.. du.. du.. du... 20 Juni 2010 Setelah pesta di rumah Sano sambil bernanyi di atas pagar

Meniru orang dewasa

Gara-gara sahabat saya Arfah, saya diperkenalkan ke Ingrid Micaelson. "Liriknya lucu-lucu," katanya. "I will live my life as a lobsterman's wife on an island in the blue bay." "I will bear three girls all with strawberry curls." Hahaha dan memang saya ternyata menyukai lagu-lagunya. Tapi saat saya mencoba mendengarkan lagu, "Be OK," saya menemukan video ini http://www.youtube.com/watch?v=gINtHqwjr2M&feature=related Di sana ada muka beberapa orang yang mukanya dituliskan kata "Be OK" menggunakan spidol. Ada juga orang yang mukanya ditempeli huruf-huruf dari kertas yang tulisannya, "Be OK". Saya langsung teringat kejadian di masa kecil saya. Ntah meniru dari siapa, mungkin melihat televisi, atau orang dewasa, saya ingin mewarnai kelopak mata saya. Saya dulu tidak kenal istilah eye shadow . Yang saya tahu orang dewasa mewarnai matanya dengan warna lain yang cantik. Otomatis saya mengambil spidol dan mewarnai kelopak mata...

Sekilas mengenai “Workshop Learning Society and Environment”

Saya kaget. Seorang guru protes karena kami tidak menyediakan semacam CD interaktif untuk belajar IPS saat workshop Learning Society and Environment (IGI), Sabtu 15 Januari 2011 lalu. Ia ingin ada pembelajaran ICT, games [komputer] mengenai pembelajaran IPS yang akan membuat kelas menjadi lebih menarik. Rasanya gemas. Kalau saja saat itu saya tidak sedang sibuk mengurusi beberapa hal teknis terkait pelatihan (saat itu sedang sedikit hektik), ingin saya katakana bahwa tanpa ICT pun kita tetap bisa belajar IPS. Jikapun kita tetap ingin menggunakan ICT, ada berbagai cara yang bisa dilakukan, bukan hanya dengan menggunakan CD interaktif saja. Kita bisa melakukan eksplorasi dari berbagai kondisi (sosial) di sekitar kita lalu kita yang menjadi penyedia informasi, misalnya kita bisa men-upload hasil wawancara siswa kita dengan penduduk di sekitar sekolah, membuat peta wilayah desa / kota tempat kita tinggal dan membuat cerita mengenainya. Dan banyak hal lain. Padahal di awal acara, ibu Nina F...